Minggu, 16 November 2014

Melukis langit dengan kenangan

Kesunyian terkadang menakutkan
Terkadang ia juga menghanyutkan
Jelajah bayang-bayang
Hilang dan timbul bagai pendar bintang


Kesunyian membekukan makna
Bagai kejora yang terdiam tergugu
Menanti edaran yang menghantarkannya pada pagi

Kesunyian ini membuatku tak ingin apa-apa
Saat sebentuk kenangan terlompat 
Mencairkan kesombongan
Menggugah  keegoisan


Nun di sana,terlukis dalam bentangan kelam
Tergores penuh warna
Namun tersembunyi
Karena ia memilih tertutup hitam
Namun tercatat  di sudut hati
Bahwa kau telah menjadi sahabatku
Hingga kini tetap sebagai sahabatku


Untuk:seorang sahabat
yang pernah kuberikan sebuah kado ultah,
tanpa nama,
tanda persahabatan,17 th y.l

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Persepsi Yang Selalu Berubah

  Di Agustus ini, ulang tahunku yang ke 47. Seperti tahun kemarin dan tahun kemarinnya lagi, orang-orang terdekatku lupa. Ingatnya besok pag...