Yuk dibaca artikel ini untuk menambah pengetahuan kita tentang keutamaan berqurban.
Mari berkurban,sebagai wujud taqarrub kita pada ALLAH,belajar dari nabi Ibrahim dalam mencintai dan taqwa kepada ALLAH.Sudahkah ada kurbanmu sebagai saksimu??
A. Pengertian Qurban
Kata kurban atau korban, berasal dari bahasa Arab qurban, diambil dari
kata : qaruba (fi’il madhi) – yaqrabu (fi’il mudhari’) – qurban wa
qurbaanan (mashdar).Artinya, mendekati atau menghampiri (Matdawam,
1984).
Menurut istilah, qurban adalah segala sesuatu yang digunakan untuk
mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang
lainnya (Ibrahim Anis et.al, 1972). Dalam bahasa Arab, hewan kurban
disebut juga dengan istilah udh-hiyah atau adh-dhahiyah, dengan bentuk
jamaknya al adhaahi. Kata ini diambil dari kata dhuha, yaitu waktu
matahari mulai tegak yang disyariatkan untuk melakukan penyembelihan
kurban, yakni kira-kira pukul 07.00 – 10.00 (Ash Shan’ani, Subulus Salam
IV/89).
Udh-hiyah adalah hewan kurban (unta, sapi, dan kambing) yang disembelih
pada hari raya Qurban dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub (pendekatan
diri) kepada Allah (Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/155; Al Jabari,
1994).
B. Hukum Qurban
Qurban hukumnya sunnah, tidak wajib. Imam Malik, Asy Syafi’i, Abu Yusuf,
Ishak bin Rahawaih, Ibnul Mundzir, Ibnu Hazm dan lainnya
berkata,”Qurban itu hukumnya sunnah bagi orang yang mampu (kaya), bukan
wajib, baik orang itu berada di kampung halamannya (muqim), dalam
perjalanan (musafir), maupun dalam mengerjakan haji.” (Matdawam, 1984)
C. Keutamaan Qurban
Berqurban merupakan amal yang paling dicintai Allah SWT pada saat Idul Adh-ha. Sabda Nabi SAW :
“Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya Qurban yang lebih
dicintai Allah selain menyembelih qurban.” (HR. At Tirmidzi)
(Abdurrahman, 1990)
Berdasarkan hadits itu Imam Ahmad bin Hambal, Abuz Zanad, dan Ibnu
Taimiyah berpendapat,”Menyembelih hewan pada hari raya Qurban, aqiqah
(setelah mendapat anak), dan hadyu (ketika haji), lebih utama dari pada
shadaqah yang nilainya sama.” (Al Jabari, 1994).
Tetesan darah hewan qurban akan memintakan ampun bagi setiap dosa orang
yang berqurban. Sabda Nabi SAW : “Hai Fathimah, bangunlah dan
saksikanlah qurbanmu. Karena setiap tetes darahnya akan memohon ampunan
dari setiap dosa yang telah kaulakukan…” (lihat Sayyid Sabiq, Fikih
Sunnah XIII/165)
D. Waktu dan Tempat Qurban
a. Waktu
Qurban dilaksanakan setelah sholat Idul Adh-ha tanggal 10 Zulhijjah,
hingga akhir hari Tasyriq (sebelum maghrib), yaitu tanggal 13 Zulhijjah.
Qurban tidak sah bila disembelih sebelum sholat Idul Adh-ha. Sabda Nabi
SAW :
“Barangsiapa menyembelih qurban sebelum sholat Idul Adh-ha (10
Zulhijjah) maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri. Dan
barangsiapa menyembelih qurban sesudah sholat Idul Adh-ha dan dua
khutbahnya, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan ibadahnya
(berqurban) dan telah sesuai dengan sunnah (ketentuan) Islam.” (HR.
Bukhari)
Sabda Nabi SAW :
“Semua hari tasyriq (tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah) adalah waktu untuk menyembelih qurban.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)
Menyembelih qurban sebaiknya pada siang hari, bukan malam hari pada
tanggal-tanggal yang telah ditentukan itu. Menyembelih pada malam hari
hukumnya sah, tetapi makruh. Demikianlah pendapat para imam seperti Imam
Abu Hanifah, Asy Syafi’i, Ahmad, Abu Tsaur, dan jumhur ulama (Matdawam,
1984).
Perlu dipahami, bahwa penentuan tanggal 10 Zulhijjah adalah berdasarkan
ru`yat yang dilakukan oleh Amir (penguasa) Makkah, sesuai hadits Nabi
SAW dari sahabat Husain bin Harits Al Jadali RA (HR. Abu Dawud, Sunan
Abu Dawud hadits no.1991). Jadi, penetapan 10 Zulhijjah tidak menurut
hisab yang bersifat lokal (Indonesia saja misalnya), tetapi mengikuti
ketentuan dari Makkah. Patokannya, adalah waktu para jamaah haji
melakukan wukuf di Padang Arafah (9 Zulhijjah), maka keesokan harinya
berarti 10 Zulhijjah bagi kaum muslimin di seluruh dunia.
b. Tempat
Diutamakan, tempat penyembelihan qurban adalah di dekat tempat sholat
Idul Adh-ha dimana kita sholat (misalnya lapangan atau masjid), sebab
Rasulullah SAW berbuat demikian (HR. Bukhari). Tetapi itu tidak wajib,
karena Rasulullah juga mengizinkan penyembelihan di rumah sendiri (HR.
Muslim). Sahabat Abdullah bin Umar RA menyembelih qurban di manhar,
yaitu pejagalan atau rumah pemotongan hewan (Abdurrahman, 1990).
E. Hewan Qurban
a. Jenis Hewan
Hewan yang boleh dijadikan qurban adalah : unta, sapi, dan kambing (atau
domba). Selain tiga hewan tersebut, misalnya ayam, itik, dan ikan,
tidak boleh dijadikan qurban (Sayyid Sabiq, 1987; Al Jabari, 1994).
Allah SWT berfirman :
“…supaya mereka menyebut nama Allah terhadap hewan ternak (bahimatul
an’am) yang telah direzekikan Allah kepada mereka.” (TQS Al Hajj : 34)
Dalam bahasa Arab, kata bahimatul an’aam (binatang ternak) hanya
mencakup unta, sapi, dan kambing, bukan yang lain (Al Jabari, 1994).
Prof. Mahmud Yunus dalam kitabnya Al Fiqh Al Wadhih III/3 membolehkan
berkurban dengan kerbau (jamus), sebab disamakan dengan sapi.
b. Jenis Kelamin
Dalam berqurban boleh menyembelih hewan jantan atau betina, tidak ada
perbedaan, sesuai hadits-hadits Nabi SAW yang bersifat umum mencakup
kebolehan berqurban dengan jenis jantan dan betina, dan tidak melarang
salah satu jenis kelamin (Sayyid Sabiq, 1987; Abdurrahman, 1990).
c. Umur
Sesuai hadits-hadits Nabi SAW, dianggap mencukupi, berqurban dengan
kambing/domba berumur satu tahun masuk tahun kedua, sapi (atau kerbau)
berumur dua tahun masuk tahun ketiga, dan unta berumur lima tahun
(Sayyid Sabiq, 1987; Mahmud Yunus, 1936).
d. Kondisi
Hewan yang dikurbankan haruslah mulus, sehat, dan bagus. Tidak boleh ada
cacat atau cedera pada tubuhnya. Sudah dimaklumi, qurban adalah
taqarrub kepada Allah. Maka usahakan hewannya berkualitas prima dan top,
bukan kualitas sembarangan (Rifa’i et.al, 1978)
Berdasarkan hadits-hadits Nabi SAW, tidak dibenarkan berkurban dengan hewan :
• yang nyata-nyata buta sebelah,
• yang nyata-nyata menderita penyakit (dalam keadaan sakit),
• yang nyata-nyata pincang jalannya,
• yang nyata-nyata lemah kakinya serta kurus,
• yang tidak ada sebagian tanduknya,
• yang tidak ada sebagian kupingnya,
• yang terpotong hidungnya,
• yang pendek ekornya (karena terpotong/putus),
• yang rabun matanya. (Abdurrahman, 1990; Al Jabari, 1994; Sayyid Sabiq. 1987).
Hewan yang dikebiri boleh dijadikan qurban. Sebab Rasulullah pernah
berkurban dengan dua ekor kibasy yang gemuk, bertanduk, dan telah
dikebiri (al maujuu’ain) (HR. Ahmad dan Tirmidzi) (Abdurrahman, 1990).
saya posting dari blognya;akhi el-afassy,jazakallah
Minggu, 07 Oktober 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
Imun is asi
Kadangkala,seorang ibu menemui masalah ketersediaan asi yang sedikit sehingga susu untuk bayinya mesti ditambah dengan susu formula(sufor).Atau jika si ibu mengidap suatu penyakit yang membuatnya terpaksa harus menghentikan pemberian asi yang seharusnya adalah jatah anaknya.
Terlepas dari semua tantangan tersebut,asi adalah susu terbaik bagi anak.Allah telah menciptakan si bayi dan pasti Allah telah menyediakan baginya asi.Ilmu pengetahuan terkini telah menyimpulkan bahwa kandungan asi tak ada yang menyamainya.
oleh faktor kerepotan,banyak juga ibu yang enggan memberikan asinya.Jangankan eksklusif 6 bulan,untuk selanjutnya pun terasa repot.Tapi....betapa rugi rasanya jika kita mengetahui betapa Allah menyertakan berbagai manfaat daripada asi.Demi mengetahui manfaat ini,di beberapa negara telah heboh mengkampanyekan agar setiap ibu memberikan asi bagi anak-anaknya.Selain kandungannya yang super hebat...memberikan asi juga terbukti tidak repot (karena tak perlu prosesi cuci botol susu,cari air panas,meramu susu)dan efisien(tak menambah pengeluaran beli sufor).
Sehingga tak heran,kesadaran memberikan asi sudah cukup menggembirakan di Indonesia,beberapa ruang publik juga mendukung.Seperti;ruangan laktASI untuk ibu bekerja di kantornya,layanan konsultASI bagi yang menemui masalah dalam mengASI, hingga hotel yang menyediakan freezer bagi ibu yang pumping ASI.Semoga secepatnya ada regulasi yang memang benar-benar diaplikasikan di setiap sektor yang mendukung seorang ibu memberikan asi untuk anaknya,terutama asi eksklusif 6 bulan.
Sebaiknya saya sertakan sebuah tulisan yang bersumber dari: Buku Panduan Manajemen Laktasi: Dit.Gizi Masyarakat-Depkes RI,2001
KEUNGGULAN ASI DAN MANFAAT MENYUSUI
Keunggulan dan manfaat menyusui dapat dilihat dari beberapa aspek
yaitu: aspek gizi, aspek imunologik, aspek psikologi,
aspek kecerdasan, neurologis, ekonomis dan aspek penundaan kehamilan.
1.Aspek Gizi.
Manfaat Kolostrum
· Kolostrum mengandung zat kekebalan
terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama
diare.
· Jumlah kolostrum yang diproduksi
bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran.
Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karena
itu kolostrum harus diberikan pada bayi.
· Kolostrum mengandung protein,vitamin A
yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan
kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran.
· Membantu mengeluarkan mekonium yaitu
kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.
Komposisi ASI
· ASI mudah dicerna, karena selain
mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan
zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut.
· ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas
tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi/anak.
· Selain mengandung protein yang tinggi,
ASI memiliki perbandingan antara Whei dan Casein yang sesuai untuk bayi. Rasio
Whei dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu
sapi. ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65:35. Komposisi ini menyebabkan
protein ASI lebih mudah diserap. Sedangkan pada susu sapi mempunyai
perbandingan Whey :Casein adalah 20 : 80, sehingga tidak mudah diserap.
Komposisi Taurin, DHA dan AA pada ASI
· Taurin adalah
sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai
neuro-transmitter dan berperan penting untuk proses maturasi sel otak.
Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa defisiensi taurin akan berakibat
terjadinya gangguan pada retina mata.
· Decosahexanoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) adalah asam lemak tak jenuh rantai
panjang (polyunsaturated fatty acids) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel
otak yang optimal. Jumlah DHA dan AA
dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan
anak. Disamping itu DHA dan AA dalam tubuh dapat dibentuk/disintesa dari
substansi pembentuknya (precursor) yaitu masing-masing dari Omega 3 (asam linolenat)
dan Omega 6 (asam linoleat).
2. Aspek
Imunologik
·
ASI
mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi.
·
Immunoglobulin
A (Ig.A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori Ig.A tidak
diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus
pada saluran pencernaan.
·
Laktoferin
yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat zat besi di saluran pencernaan.
·
Lysosim,
enzym yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus.
Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi.
·
Sel
darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri
dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibodi
pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibodi saluran pernafasan, dan Mammary Asociated
Lympocyte Tissue (MALT) antibodi jaringan payudara ibu.
·
Faktor
bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan
bakteri lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan
berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.
3. Aspek
Psikologik
·
Rasa
percaya diri ibu untuk menyusui : bahwa ibu mampu menyusui dengan produksi ASI
yang mencukupi untuk bayi. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih saying
terhadap bayi akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang pada
akhirnya akan meningkatkan produksi ASI.
·
Interaksi
Ibu dan Bayi: Pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada
kesatuan ibu-bayi tersebut.
·
Pengaruh
kontak langsung ibu-bayi : ikatan kasih sayang ibu-bayi terjadi karena berbagai
rangsangan seperti sentuhan kulit (skin to skin contact). Bayi akan merasa aman
dan puas karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung
ibu yang sudah dikenal sejak bayi masih dalam rahim.
4. Aspek
Kecerdasan
·
Interaksi
ibu-bayi dan kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan
system syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi.
·
Penelitian
menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point
lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan
8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak
diberi ASI.
5. Aspek
Neurologis
·
Dengan
menghisap payudara, koordinasi syaraf menelan, menghisap dan bernafas yang
terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih sempurna.
6. Aspek Ekonomis
·
Dengan
menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan
bayi sampai bayi berumur 4 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran
rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya.
7. Aspek
Penundaan Kehamilan
·
Dengan
menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat
digunakan sebagai alat kontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai
Metode Amenorea Laktasi (MAL).
Terutama kolostrum yang mengandung faktor kekebalan untuksi anak takkan tergantikan oleh kolostrum dari sapi dan yang lainnya,so....imun is asi!
Manisnya ukhuwah itu adalah......
Saat kau merasa merindukannya, padahal kau tidak jauh darinya.
Saat kau merasakan apa yang saudaramu rasakan,kesedihan,kebahagiaan,kesusahan.
Saat kau merasakan ingin mendahulukannya di atas kebutuhanmu.
Saat kau tak ingin membiarkannya larut dalam kemaksiataan walau sekecil apapun.
Saat kau merasa bersyukur adanya dia mengingatkanmu di saat engkau lalai.
Saat kau merasa tak berarti apa-apa tanpa keberadaannya
Saat kau cepat memaafkannya padahal hatimu sendiri sulit tertata untuk tidak marah
Saat galau mu tak bertahan lama karena dia mampu menghapusnya dengan senyum manisnya
Tapi yang paling penting....
Saat melihat dan bertemu dengannya,keimananmu kepada Rabb mu terasa semakin bertambah.
Saat kau merasa merindukannya, padahal kau tidak jauh darinya.
Saat kau merasakan apa yang saudaramu rasakan,kesedihan,kebahagiaan,kesusahan.
Saat kau merasakan ingin mendahulukannya di atas kebutuhanmu.
Saat kau tak ingin membiarkannya larut dalam kemaksiataan walau sekecil apapun.
Saat kau merasa bersyukur adanya dia mengingatkanmu di saat engkau lalai.
Saat kau merasa tak berarti apa-apa tanpa keberadaannya
Saat kau cepat memaafkannya padahal hatimu sendiri sulit tertata untuk tidak marah
Saat galau mu tak bertahan lama karena dia mampu menghapusnya dengan senyum manisnya
Tapi yang paling penting....
Saat melihat dan bertemu dengannya,keimananmu kepada Rabb mu terasa semakin bertambah.
Minggu, 16 September 2012
Rindu mereka lagi
Siang di saat waktu lowong, aku membuka tumpukan kardus usang, isinya beberapa buku lama yang tidak memiliki lagi hak domisili di lemari. Kan,mereka buku kuliah dan makalah-makalah yang sudah jarang dibuka jadi tempatnya pun di kotak yang aman.Saking amannya tentunya teronggok manis di gudang. Hobi yang satu ini memang menguntungkan.Apa itu sodara-sodara?aku,jika sedang "ga' tau mau ngapain" seringnya memandangi seantero jagad,eh...ruangan rumah.Dengan satu keinginan,mendekor ulang apa yang ada.Baik itu menggeser lemari,memutar arah tempat tidur dan menyusun ulang baju-baju anak yang berantakan.Hobi yang menguntungkan bukan? hati yang fresh,wajah segar,ruangan pun rapi.
Tiba-tiba aku menemukan sebuah map file yang isinya kumpulan surat-surat.Tersusun rapi dibungkus sampul buku bening per helainya.mulai kubaca....dan...ini nih...sessi menyenangkannya.Kenapa menyenangkan? karena kamu akan duduk fokus membaca dan tak terasa waktu berlalu hingga saat kamu sadar suasana masih berantakan! tapi yang terpenting,ada 'nuansa baru'di hati.
Kumpulan surat itu adalah warisan era 'korespondensi'.Dimana menurut buku biografi-ku (ciee...),pada saat aku kelas 6 SD,aku sudah aktif menjalin persahabatan melalui surat alias sahabat pena.Sahabat pena pertamaku adalah Alifa Royana Fitri atau Fitri.Dia asalnya dari kota batik,Pekalongan.Masih kuingat,namanya kudapatkan dari majalah Bobo,majalah anak-anak yang tren kala itu.Persahabatan kami terus berlanjut melalui surat yang termasuk lancar. Karena nama panggilan kami sama,dibuat kesepakatan bahwa dia dipanggil Fitri dan aku dipanggil Sari.
Semua hal menjadi fokus "persuratan"kami.Dari urusan sekolah,lanjut masa SMP dan SMU yang membahas urusan remaja.Yang seringnya juga adalah bertukar teks lagu (kan masa itu belum ada Google yang bisa dimintai bantuan mencari teks lagu terutama lagu berbahasa asing).
Selain dengan Fitri,aku juga berkirim surat dengan beberapa orang yang lainnya.Termasuk juga dengan teman-teman yang pernah ketemu dalam suatu acara sekolah.Tapi mungkin karena masing-masing disibukkan urusan sekolah persuratan itu berjalan sekedarnya.Terutama bersahabat pena dengan anak laki-laki,seringnya bingung mencari topik pembahasan di surat.Aku juga pernah memiliki sahabat pena dari Switzerland,namanya Stephen Lantz.Tapi...cuma berlangsung satu putaran.Karena...prangko mahal untuk ukuran kantong anak SMA sepertiku juga suratnya yang berbulan-bulan baru sampai di tangan.Selain itu dia kurang lancar berbahasa inggris sedangkan aku?lebih...(kurang lancarnya).hehe..
Dari map itu,surat dari Fitri adalah yang terbanyak,dan kertas suratnya cantik-cantik,lagi.Bahkan sampai foto yang saling kami tukarkan masih ada.sedangkan suratku yang ada padanya menurut kabar sudah musnah ketika banjir pernah menyapu rumah keluarganya.
Persahabatan pena itu berlanjut hingga di bangku kuliah.Aku kuliah di Faperta Universitas Andalas ,Padang dan Fitri di FE-UGM,jogja.Alurnya agak ngadat ketika kami sedang sibuk ujian di kampus dan akibat pengaruh kemajuan teknologi.Ya..disaat telepon sudah lancar dilanjutkan internet yang semakin mudah di dapatkan,kebiasaan surat menyurat itu mulai hilang.
kami jadi lebih sering bertukar kabar via telepon dan e-mail.
Tahun 2001,kampus mengutus kami melalui Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM) ke Jogja untuk menghadiri acara BEM selama 3 hari..Motivasi terbesarku adalah,bertemu dengan Fitri yang saat itu sudah bekerja di sebuah bank di Jogja.Namun keinginan itu tidak terwujud.Di tengah padatnya jadwal acara tidak ada waktu lowong.Antara kampus dan tempatnya bekerja juga agak jauh yakni Prambanan sana.Dan, saat acara selesai kami harus langsung berangkat dengan kereta api malam ke Jakarta.Walaupun kecewa,souvenir miniatur jam gadang yang telah kupersiapkan untuk Fitri kuserahkan ke teman-teman panitia sebagai kenang-kenangan.Karena aku juga tidak tahu mau menitipkan ke siapa.
Komunikasi kami tetap berlanjut hingga saat kami sama-sama menikah dengan pasangan masing-masing di tahun yang sama.Tema pun beralih menjadi tema keluarga,hehe,.komunikasi
terasa semakin dekat sejak adanya Fb dan BB.Jadi,persahabatan ini telah berlangsung sekitar 20 tahun tanpa pernah bertemu wajah.
Semakin kubaca semua surat-surat itu aku semakin bersyukur pernah memiliki mereka,sahabat-sahabat penaku.Bagaimanapun,tak bisa kupungkiri dengan mereka aku melewati masa remaja yang menyenangkan,Saling menasehati,bertukar info daerah masing-masing dan yang lainnya.Duniapun terasa berwarna.
Ketika kita melewati masa-masa korespondensi via surat kertas,sangat..berbeda kesannya saat surat fisik itu tergantikan dengan e-mail.Karena ketika kita menulis surat memang keluar sangat hati-hati dari fikiran kita.dibaca ulang,di edit hingga tersusun baik.Kalau email,seringkali kita ketik langsung tanpa konsep dan mengeditnya sekaligus menghapus editan tersebut.Tapi itulah zaman dan teknologi,kita harus mengiringi perubahan itu.Memang,komunikasi menjadi lebih praktis dan efisien,namun terasa ada yang kurang.
Dan,sama seperti yang kuduga.diriku fresh kini....surat sahabat penaku menghadirkan memory indah.Dan,aku semakin merindukan mereka,lagi.
Dan,sama seperti yang kuduga.diriku fresh kini....surat sahabat penaku menghadirkan memory indah.Dan,aku semakin merindukan mereka,lagi.
Sabtu, 15 September 2012
I'M TERROHIS!!
Beberapa hari berita itu semakin luas beredar.Dan,memunculkan kegeraman tersendiri bagi orang-orang yang terlibat di rohis.Wajar saja geram,karena berita tersebut dimunculkan oleh mereka yang mungkin tidak pernah mengetahui bagaimana rohis itu sebenarnya. Membuat kesimpulan tanpa menyertakan data-data.Himbauan pengaduan pun di sebarkan.Dikhawatirkan berita ini menimbulkan kecemasan pada masyarakat dan orangtua anak-anak yang aktif di rohis.Media tersebut dituntut meralat beritanya dan meminta maaf kepada rohis secara umum. Para aktivis,mantan aktivis,anggota,simpatisan rohis se Indonesia mengirimkan pengaduan ke Komisi Penyiaran Indonesia(KPI).Atas pemberitaan media tersebut yang dinilai gegabah
Hingga, pada sore 15 September 2012 pihak tv swasta tersebut membuat penjelasan terkait berita itu. Mereka menyangkal dan mengatakan tidak ada penyebutan nama 'rohis"oleh presenter dan narasumber saat acara itu berlangsung. Mereka mengaku dalam acara bertema:"awas,generasi baru teroris!' itu memberitakan salah satu pola rekrutmen teroris muda yaitu dengan merekrut siswa SMP/SMU melalui program ekstra kurikuler di masjid-masjid sekolah.Dalam bantahannya Metro tv juga menyatakan bahwa poin-poin itu adalah hasil penelitian si guru besar UIN dan mereka tidak mencantumkan sumber di tampilan televisinya. Pada kenyataannya berita ini sudah mengambang lebih dari seminggu.Membawa nama ekstra kurikuler sekolah yang berbasis masjid yg tentunya ...Rohis. Siswa dan guru di sekolah menegah juga tahu bahwa ekstra kurikuler yang berkegiatan di mesjid-mesjid sekolah adalah rohis.Belum ada ditemui ekskul marching band, pramuka,basket dll latihannya di mesjid,bukan?Namanya juga media,melalui bahasa bisa jadi pembelaan dan penyangkalan walaupun pada tujuannya sama.Yah...media yang satu itu memang akhir-akhir ini semakin tak bijak mengeluarkan berita,semakin tak menengahi dan terkadang memprovokasi.
Jika ditilik sejarahnya,rohis telah berperan besar dalam pembangunan generasi muda Indonesia.Beberapa tokoh yang islami dengan lantangnya mengaku bahwa mereka dulunya adalah alumni dan bentukan rohis.Dan berapa banyak generasi yang semakin mengenal islam dengan terlibat di rohis?islam yang mencerahkan,islam yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.Mereka mengkaji islam dan juga mengamalkannya dalam kesehariannya. Menjadi pelajar yang santun,berpakaian sopan,memiliki pergaulan yang baik dan juga,cerdas!
Berapa banyak juga generasi masa kini yang telah terlena oleh tipuan narkoba,terjerat oleh pergaulan bebas dan tawuran?Seharusnya kegiatan rohis ini mendapat tempat dan dukungan selalu dari pemerintah,guru,,orangtua dan masyarakat sebagai sebuah wadah berkegiatan positif bagi pelajar kita.Tapi sayangnya,beberapa pihak yang saking kalutnya akan isu terorisme dengan mudahnya men-generalisir Rohis sebagai hal yang harus diwaspadai.
Sebagai yang pernah duduk di bangku SMA,aku kenal yang namanya ekskul rohis tapi tak pernah menjadi anggota apalagi aktif di dalamnya. Dikarenakan di sekolahku dulu memang belum ada dibentuk secara khusus. Mungkin SDM yang masih terbatas.Tapi sebuah pengalaman bertemu aktivis rohis SMU se Sumatera Utara pernah kuikuti di pertengahan tahun 1997. Kesan pertama yang kudapatkan begitu indahnya, 3 hari bertemu dan berdiskusi bersama ikhwan dan akhwat (istilah yang pertama kali kudengar di sana..hihi..).Saking eratnya ukhuwah selama di sana,beberapa orang telah menjadi sahabat via surat hingga aku menempuh bangku kuliah dan hingga saat ini.
Eratnya ukhuwah,menariknya berkegiatan di rohis akhirnya kutemui di bangku kuliah.Allah mempertemukankui dengan Universitas Andalas,Padang.Dan,siapakah insan-insan yang membuatku betah merantau di kala "homesick"?..yah.akhwat-akhwat LDK(Lembaga dakwah kampus) rohisnya-kampus.Soalnya,di saat senior lain pasang wajah sangar dan penuh wibawa di kala OSPEK,mereka muncul dengan wajah teduh menenangkan dan senyum manisnya).Dan salah satu bukti betahku juga,tinggal di pondokan yang sama selama 5 tahun!ga' pindah-pindah.Karena di dalam pondokan itu,tinggal mereka-mereka saudaraku seiman yang sambil kuliah,juga berprestasi,juga berkegiatan amal di Rohis (faperta namanya Forstudi-forum studi dinamika islam).Suasana ukhuwah islamiyah yang membalut tak kutemui di selainnya.
Kenapa berbasis di masjid?karena sebagai seorang islam selayaknya kita menjadikan mesjid sebagai sentra kegiatan dalam upaya mencintainya.Rohis membuatku semakin mencintai Allah,semakin mencintai Rasulullah,semakin mencintai agamaku.rohis mengarahkan proses pencarian jati diriku,di rohis pula ke mengetahui hijab yang Allah telah wajibkan untuk aku kenakan.Di rohis juga diajarkan tawazun/keseimbangan dunia akhirat.Rohis mengajarkan berorganisasi yang total,berdiskusi yang seru dan meng-up grade kemampuan diri selalu.Saling memotivasi prestasi akademik,saling menasihati dalam kebaikan.Tak heran banyak juga aktivis rohis yang berprestasi di berbagai bidang karena bagi mereka memaksimalkan potensi diri adalah upaya mensyukuri nikmat Allah.Ah...betapa banyak sudah manfaat yang kudapatkan melalui berkegiatan di rohis.Dan,keluarga pun tak pernah merasa keberatan dengan keterlibatanku itu.Malah mungkin mereka bersyukur,putrinya di rantau orang memang bersama orang-arang yang aman.GR dah!^-^
Setamatku dari kuliah....aku masih sering merasakan semangat itu ketika menyaksikan adik-adik siswa dan mahasiswa yang masih menjadi aktivis-aktivis rohis .Kebanggaan berislam itu tampak di wajah-wajah mereka,di pakaian-pakaian mereka.Dan kukatakan;teruslah berbuat kebajkan,InsyaAllah Allah dan seluruh langitNYA akan melihat padamu.Berbuat kebajikan pasti ada onak durinya,mungkin fitnah ini adalah salah satunya.
Minggu, 12 Agustus 2012
Kenapa namaku:Fitri?
Sumber terpercaya mengatakan,aku dilahirkan di bulan Ramadhan yang hampir menjelang Syawal.33 tahun yang lalu.saat itu bulan Agustus.Mungkin seperti sekarang ini kali yaa.....
33.....hhmmmhm...sudah tua juga.Kalau versi iklan kosmetik di tivi,kerutan-kerutan di wajah sudah tampak!hehehe...itu sesuatu yang tidak bisa dihindarkan ya...tapi yang terpenting,apakah perubahan pribadi ke arah yang lebih baik sudah tampak pula??
Sumber terpercaya mengatakan,aku dilahirkan di bulan Ramadhan yang hampir menjelang Syawal.33 tahun yang lalu.saat itu bulan Agustus.Mungkin seperti sekarang ini kali yaa.....
33.....hhmmmhm...sudah tua juga.Kalau versi iklan kosmetik di tivi,kerutan-kerutan di wajah sudah tampak!hehehe...itu sesuatu yang tidak bisa dihindarkan ya...tapi yang terpenting,apakah perubahan pribadi ke arah yang lebih baik sudah tampak pula??
Senin, 09 Januari 2012
Menurut kabarnya,novel ini akan segera di filmkan.Karangan Dewi "Dee"Lestari.Bercerita tentang perasaan yang tak terungkapkan,sebuah konsekuensi atas pilihan hati dan waktu yang menjelaskan semua akhir kisah. Memiliki novel ini sebenarnya sebuah ketidaksengajaan membeli.Sekilas melihatnya kurang tertarik sehingga terbiarkan lama untuk mulai membacanya.Tapi sesudah dibaca,penceritaannya bagus juga.Apakah nanti di versi filmnya akan semenarik bukunya?? kita tunggu!
Langganan:
Postingan (Atom)
Yang abadi dalam do'aku
Kepada lelaki yang telah berada di sisiku 21 tahun, aku bercerita tentang seorang lelaki yang selalu di hatiku selama 46 tahun ini. Dia aya...
-
SAHABAT PENAKU,FITRI Setiap 5 Februari adalah momen penting dalam dunia persahabatanku dengan sahabat penaku Alifa Royana Fitri.Kar...
-
Tak terasa aku memasuki tahapan menyusun skripsi untuk syarat menjadi sarjana di kampusku,STIT Syekh Burhanuddin Pariaman .Ini merupakan pp...
-
Membaca, jelajahi dunia Pernah seorang teman bertanya:bagaimana cara menjadika...